Thursday, March 01, 2012

Tribute to: Tenri.

Post ini aku dedikasikan untuk temanku, saudaraku sesama muslim, sahabat, pendengar dan pembagi cerita, pewarna hari-hariku di SMA, upinku, saudara kembarku, teman galauku, teman satu ekskulku, teman menghayalku (hahaha old habit sih :p) atau bahkan, orang yang tidak menyukaiku, Tenri. Mungkin, hari ini seharusnya adalah hari yang spesial buatmu (aku harap seperti itu). Why should be like that? Ya, karena hari ini, adalah hari ulang tahunmu, yang ke tujuh belas :)

Teringat sedikit, bagaimana cerita awal-awal kita di sepuluh empat. Hmm. Dulu kita sering berdua gitu, nyampek Nopret pernah bilang "Nhaah, kalo ada acil pasti ada tenri." Sampai pada suatu hari, satu persatu orang-orang di sekitar kita, bilang kalo kita itu mirip, anak kembar lah. Padahal ya...enggak mirip :| Mulai dari Pak Gondrong, Mas Day, Pak Parno, Pak Mul, Bu Min, Bu Kis, Mam Tatiek, Bu Yuni, dan masih banyak...

Yang kita sering cerita ini itu. Galau lah. Nyampek yang kamu suka double u, terus aku bilang ke Mam Tatiek, dan jadi semakin anu. Yang aku suka mas anu (Yang pualiiing pertama =)) Yang itutu lhoo ten =)) Ya yang itu lah ._.v) Terus...yowes buanyak lah.

Dulu kamu ya sering gitu nebeng aku ke kelt, atau ke setengah jalan menuju rumahmu, yaa so sweet gitu pokoknya :3 Kita sering cerita panjang lebar, dari a nyampe z, sms nyampek tengah malem, ngalah-ngalahi wong seng lagi PDKT, hauhauhau :p. Dulu.. banyak hal yang terasa sama antara kita. Kamu teman yang asyik. Ya, kamu dulu orang pertama yang selalu aku ingin beritau bila aku mengalami hal-hal yang menyenangkan. Rasanya dulu kita sudah sangat dekat, seperti saudara kembar sungguhan. Dulu, kamu orang yang sangat aku percaya. Tapi entah kenapa.. Sekarang, itu semua harus diawali dengan kata "dulu".

Banyak hal yang sudah kita lakuin bareng-bareng sama anak-anak lain juga. Entah itu sedih, tawa, canda, senyuman, bahkan sampai kita nangis-nangis bareng satu sama lain. Dan percayalah, di sela-sela rutinitasku sekarang, kadang aku sempat berpikir dan berharap, kalo itu semua bisa terulang lagi, sama kalian.

Hmm, aku juga nggak tau kenapa, tiba-tiba, ibaratnya ya, dalam diriku itu ada sebuah benteng kepercayaan, yang aku biarin terus meninggi, dan entah kenapa, dinding-dinding itu seketika menjadi roboh.. Aku ya terus mengevaluasi diriku sendiri. Aku terus-terusan nanya "Kenapa riz? Kenapa? Why so hard to be you used to be? Is it something that you haven't let it go?". Berungkali aku tanya sama diriku sendiri, aku meminta maaf sama diriku sendiri, berharap kalo rasa percaya yang dulu tinggi, bisa kembali lagi.. Tapi lho, nggak tau kenapa, semakin aku berusaha keras buat nyoba, aku semakin sadar, terlalu banyak perbedaan yang aku ga mengerti secara jelas. Banyak rasa yang aku nggak tau, kenapa hari kemarin itu gabisa kembali. Kenapa aku harus berubah, bahkan mungkin, berubah jadi jahat atau gimana gitu sama kamu, aku nggak tau. Dan aku yakin, kamu jelas sadar akan hal itu. Ya kan?

   Maaf ya ten..
   Aku sadar aku sudah banyak bikin kamu kecewa..
   Mungkin juga sudah sangat sering melukai perasaanmu
   entah itu dengan perkataanku, perilaku, atau mungkin hanya dengan ekpresiku?
   I had try evertime, but I just can act to you like i used to before.

You're precious girl that taught me many new things. How to forgive. What's faith. How precious the truth is. And most thing, you make me know how precious a great friend could be. Least, you told me how this words means "There's a pain behind a smile" :')

Lewat post ini, aku mau bilang sama kamu Ten, setiap orang itu punya hak yang sama untuk berteman atau bergaul, jangan pernah takut untuk berinteraksi dengan seseorang, karena mungkin aja apa yang kamu pikirin itu nggak bener, mungkin aja itu pikiran negatifmu sendiri, karena setiap orang itu terlahir sama. Kata orang, 17 tahun merupakan simbol kedewasaan, aku harap hal itu juga akan terjadi sama kamu, cepat atau lambat. I always wishing you all the best, Ten. Semoga, kamu selalu diberikan kesehatan dan umur panjang. Semoga semua harapan, doa, dan cita-citamu bisa terkabul. Semoga kamu selalu menjadi hamba-Nya yang taat menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Semoga kamu bisa terus menjadi orang yang lebih dan lebih baik kedepannya. Bisa membanggakan mama sama papamu, keluarga, temen, sahabat, saudara, bangsa dan negara. Dan ngebuktiin ke semua orang (apa ke masmu ya? :p) kemampuanmu yang sebenarnya (HUOHOHOHO). Semoga Allah SWT selalu meridhoi dan melindungi setiap langkahmu Amin.

Yah, cukup sekian, babibu dari saya. Aku ngga tau apakah kamu mengerti apa yang saya maksud hiks :'p Kalo emang post ini nggak penting dan alurnya kesana-kemari, aku minta maaf. Sekali lagi, selamat ulang tahun yang ketujuh belas, happy sweet seventeen, have a blast years ahead ya temanku, Anindya Tenry Prafitasari <:D Semoga seiring berjalannya waktu, rasa percaya ini akan segera kembali. Maaf dan makasiiii banyaaak ya Ten.


Hugs and Kisses {}:*,
Dari temanmu yang selalu cemen, Rizka.

1 comment: