Tuesday, November 10, 2009

This pen scretch's dedicated for mbah nah

Who's mbah nah? She's a strong woman, with a small body, a kinda people, and i love her so much than she know. I won't lose her anyway! Now, her old is maybe more than seventy years. Yes she is someone who caring me began i'm a baby until now, someone who prepare my breakfast every morning, someone who always accompany me every time, when i need something someone, who always takes a meal to me when i feels hungry, someone who helps me to prepare all things that i need for school, someone who always open the fence when i goes and comes for school everyday, someone who always prepare my uniform school everyday, someone who i likes to hurts, to talks in a harsh manner, to anger, and everything that i know if that way will make her feel sad, i'm sorry, i'm sorry, just sorry that i can say now. And many things that she has been do for me. I always give her a command, whereas I can do that. I know i was a lazy people, I aware that way. I felt dissapointed now arghh. Today something bad happened to her, and i feels upset for that, and this's the story...
Tadi malem gatau knapa, mgkn gara2 kebanyakan minum air putih! Ahhhh gila, aku ngompol hehehe.
Ya jadinya kan kasurku basah to, ada beberapa bantal sama selimut juga basaaaah, ya kan harus dijemur tuh biar keringgg
Tadi siang waktu sholat dhuhur, mbah nah udah selesai njemurin bantalnya, ahirnya beliau mau turun dari ataas, mau ke bawah mau ngguin aku pulang, mbukain aku pager, huhuhuhu, dan waktu turun itu gaktau kenpa, mungkin gara2 kebanyakan mbawa bantal, mbah na kepleset di tangga, arghhh dan jatuhnya itu lumayan! Mbah na smpek nurunin stengah anak tangga terahir! Dan waktu itu dirumah gak ada sapa2!
Yangti yg biasanya ada, lg nginep diruma tante. Ayah pergi ke proyek. Aku sama mama lg nggu adek di sekolah. Masku belum pulang. Yangkung lg dirumahnya. Pembantu bkn hari kerjanya. Nobody there!
Mbah na harus berdiri sendiri, bayangin! Kepalanya berdarah padahal, kejentuk, sekarang punggungnya sakit. Huaaaaaa aku sedih. Harusnya kalo tadi aku langsung pulang mbahna pasti gak jatuh. Smpe skarang darahnya masi ngucur terus di kepala belakangnya. Aku takut! Aku takut! Ya Allah, Gakbisa berdiri, badan nya sakit semua, ya Allah mbah na udah tuaaaa, semoga mbah na cepet sembuh, nothing bad will happen, dia yg nemeni aku setiap saat. Her figure is more than my mom. I love her anyway. I won't something bad will be happen.
Huaaaaa, aku gamau kehilangan mbah na.
Maaf mbaaah kalo aku sering nyuru2 kamu. Maaf, maaf :-( hua aku sedih banget skarang! Aku gaktau mau ngapain! Aku sayang mbah na aaaaa :-(

No comments:

Post a Comment